Welcome!

Rangkuman kel 4 bab 13 tentang ” Pemasaran : Membangun hubungan pelanggan “

September 24th, 2012

  1. Konsep pemasaran.
  • Orientasi pelanggan, yang artinya menemukan apa yang disenangi konsumen dan menyediakan apa yang mereka butuhkan.
  • Orientasi jasa, yang artinya semua orang dalam organisasi harus memiliki satu tujuan yang sama yaitu kepuasan konsumen/pelanggan.
  • Orientasi, yang artinya disini semua orang dalam organisasi berfokus pada produksi barang dan jasa yang akan menghasilkan laba/keuntungan yang terbanyak.                2. Era hubungan pelanggan

Manajemen hubungan pelanggan (customer relationship management) adalah proses mempelajari sebanyak mungkin tentang pelanggan dan melakukan apa yang anda bisa lakukan untuk memuaskan mereka bahkan melebihi harapan mereka.                                           2. Faktor-faktor bauran pemasyaran :

  • Produk (product), yang artinya harus bisa memproduksi barang dan jasa yang memuaskan bagi mereka.
  • Harga (price), yang artinya menentukan harga suatu produk yang telah diproduksi.
  • Tempat (place), yang artinya menempatkan suatu produk pada suatu tempat atau daerah yang mudah dijangkau oleh konsumen.
  • Promosi (promotion), yang artinya mempromosikan suatu barang yang telah diproduksi. Contohnya menggunakan sarana internet, iklan , majalah, koran, dll.                 4. Strategi pemasaran organisasi nirlaba
  • Papan produktif pengawas.
  • Memfokuskan pemasaran.
  • Misi dan strategi yang teratur.
  • Praktek perencanaan strategis.
  • Melatih dan mengembangkan relawan dalam jangka panjang.                                                                                                                                                  3.Pasar bisnis ke bisnis.

Meliputi pemanufakturan seperti institusi (rumah sakit, sekolah, dll). Pasar B2B lebih besar daripada pasar konsumen karena barang-barang sering dijual dan dijual lagi beberapa kali dalam proses B2B sebelum barang-barang tersebut dijual ke konsumen akhir.

  1. Pasar mengimplementasikan empat P maksudnya untuk merancang produk yang diinginkan orang-orang atau konsumen ; menentukan harga yang kompetitif, menempatkan dilokasi yang mudah dijangkau oleh konsumen, dan memproduksikannya. Sehingga konsumen itu tau kalau produk itu ada.
  2. Pemindaian lingkungan adalah proses mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan suatu pemasaran. Pemasar memperhatikan semua faktor-faktor lingkungan yang menciptakan suatu ancaman.

 

Rangkuman kel 3 bab 9 tentang ” Memproduksi Barang dan Jasa Kelas dunia “

September 24th, 2012

  1. Apa yang dilakukan para pemanufaktur untuk lebih menjadi kompetitif.

Manufaktur adalah proses pengubahan bahan input dasar menjadi produk yang dapat dijual kepada pelanggan individu. Hal-hal yang harus dilakukan adalah :

  1. Fokus pada pelanggan
  2. Mempertahankan hubungan.
  3. Pengembangan yang kontinu, artinya suatu perusahaan manufaktur harus dapat selalu meningkatkan atau mengembangkan produksi barang-barangnya secara bertahap dan terus-menerus untuk menciptakannya perusahaan yang berkembang.
  4. Fokus pada kualitas.
  5. Menghemat biaya.
  6. Mengandalkan internet, artinya semakin berkembangnya zaman, suatu pemilik manufaktur harus selalu mencari informasi tentang apa saja yang harus dilakukan dalam membangun dan mengembangkan suatu perusahaannya dalm memproduksi barang dan jasa.
  7. Teknik produksi yang baru.
  8. Dari produksi ke manajemen operasi.
  • Produksi : suatu proses pembuatan suatu barang.
  • Manajemen produksi : pengelolahan aktivitas perusahaan untuk membuat barang.
  • Manajemen operasi : area untuk mengubah sumber menjadi barang dan jasa.                   2. Proses-proses produksi :
  • From utility.
  • Manufaktur proses.
  • Proses lanjutan                                                                                                                   3.Tiga kebutuhan untuk meningkatkan produksi :
    1. Menyediakan produk dan jasa berkualitas tinggi sebagai respon terhadap permintaan pelanggan.
    2. Memberikan kualitas yang dapat diterima pelanggan.
    3. Menyediakan segala sesuatu dengan biaya serendah mungkin.                                           3. Langkah-langkah PERT (program evaluation and review technique).
    1. Menganalisis dan mengurutkan tugas-tugas yang harus dilakukan.
    2. Memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas.
    3. Mengidentifikasikan jalan penting.

Rangkuman kel 2 bab 5 tentang ” Memilih untuk Kepentingan Bisnis “

September 24th, 2012

  1. Jenis Entitas Usaha.
  • Perusahaan kepemilikan tunggal, adalah suatu bisnis yang pemilikannya tunggal atau satu orang saja.

1)      Biaya pendirian dan pengelolaan rendah.

2)      Diterapkan oleh usaha kecil.

3)      Bergantung pada sumber keuangan pemilik usaha.

4)      Adanya kewajiban tak terbatas, contohnya jika suatu usaha membeli suatu tanah, maka tidak menutup kemungkinan keuangan atau harta pemilik usaha tersebut dibuat untuk membayar tanah tersebut. Yang intinya dimana suatu pemilik ini mengorbankan hartanya untuk kepentingan usahanya.

  • Korporasi (perseroan), adalah usaha yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan dikenakan pajak.

1)      Kepemilikan berdasarkan jumlah saham yang dijual ke pemegang saham.

2)      Diterapkan oleh usaha berskala besar.

3)      Dapat memperoleh sumber dana jumlah besar dengan menjual sahamnya.

  • Perusahaan rekanan (partnership), adalah suatu usaha yang dimiliki lebih dari satu orang.

1)      Biasanya kalau di Indonesia perusahaan rekanan biasa disebut CV dan Firma sebagai jenis persekutuan.

2)      Menggabungkan daya atau kemampuan lebih dari satu orang.

3)      Hasil pendapatan yang lebih besar karena adanya kerjasama.

4)      Pembagian harta yang tidak sepakat menyebabkan perselisihan.

2. Waralaba.

Adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Waralaba dibagi menjadi dua,

1)      Waralaba luar negeri, adalah suatu perusahaan luar negeri yang membuka waralaba di negara lain. Contoh di indonesia : Mc Donnald’s, KFC, Pizza hut, dll. Mengapa waralaba ini sangat dipilih di Indonesia? Mungkin karena beberapa faktor diantaranya : sistemnya sudah jelas, merk sudah di akui oleh negara lain, lebih aman, serta dianggap gengsi.

2)      Waralaba dalam negeri, adalah suatu perusahaan yang dibangun asli dalam negeri. Contohnya kalau di Indonesia waralaba pada bidang makanan (wong solo, CFC, red crispy, papa rons, dll. Pada bidang mini outlet (indomaret, Alfamart, dan yomart).

Saat ini banyak sekali layanan waralaba yang menggunakan e-commerce, yaitu perdagangan online. Namanya juga online, jadi harus tersambung dengan layanan internet. Contohnya banyak sekali waralaba yang menggunakan layanan internet yaitu tokobagus.com . semua barang dapat dijual disana. Mulai dari pakaian,elektronik, kendaraan, dan masih banyak lagi. Semakin berkembangnya zaman, semakin berkembangnya pula tindak kriminal. Misalnya penipuan transaksi, atau bahkan menggunakan modus e-commerce untuk mendapatkan nomor rekening. Jadi kita harus bisa memanfaatkan sesuai dengan penggunaannya tanpa menyalahgunakannya.

3. Koperasi.

  • Dimiliki oleh sekelompok orang (sebagai anggota). Koperasi ini dijalankan hanya untuk anggota saja.

 

 

rangkuman kel 1 tentang “Mengelola Dengan Lingkungan Bisnis Dinamis : Mengambil Risiko dan Membuat Keuntungan”

September 24th, 2012

  1. Bisnis dan Kewirausahaan
  • Bisnis, adalah suatu aktivitas yang berusaha untuk menyediakan barang ataupun jasa untuk memperoleh atau mencapai laba.
  • Keuntungan, adalah jumlah hasil kekayaan atau hasil pendapatan dari suatu bisnis yang diperoleh selain dari jumlah yang dikeluarkan.
  • Pengusaha, adalah orang yang mempertaruhkan waktunya untuk mengelola suatu bisnis.
  • Menggabungkan risiko dan laba, yang dimaksud adalah suatu pengusaha harus berani mengambil risiko atas apa yang terjadi pada suatu bisnisnya. Karena suatu pengusaha yang berani untuk mengambil risiko yang besar mungkin mendapatkan laba terbanyak. Contohnya suatu pengusaha mobil di daerah kota, mungkin mendapati banyak risiko. Misal pembayaran pajak tanah, asuransi, dll dibandingkan dengan di pinggir kota. Tetapi peluang untuk mendapatkan laba yang lebih besar di daerah kota karena disana status sosial atau pendapatan di daerah kota lebih besar dibandingkan dengan wilayah pinggiran.
  • Standar kehidupan, adalah jumlah barang dan jasa yang dapat dibeli orang dengan uang yang mereka miliki.
  • Organisasi nirlaba, adalah suatu organisasi yang tujuan-tujuannya tidak mencakup penciptaan laba pribadi bagi pemilik atau pengelolanya.2Menciptakan kekayaan :

2.  faktor-faktor produksi :

  • Sumber Daya Alam (tanah).
  • Sumber Daya Manusia (tenaga kerja).
  • Sumber Daya Modal (mesin-mesin, peralatan, gedung-gedung, atau apapun yang berhubungan dengan produksi barang. Tidak termasuk uang).
  • Kewirausahaan.
  • Pengetahuan.

3. Lingkungan ekonomi dan hukum.

Untuk mengurangi risiko memulai bisnis baru pemerintah mempunyai cara untuk meningkatkan kewirausahaan dan kekayaan. Pemerintah dapat menjaga pajak dan regulasi pada tingkat minimum. Yang artinya suatu pemerintahan tetap menjatuhkan wajib pajak yang diberlakukan kepada pengusaha, contohnya pajak tanah, pajak usaha, dll. Tetapi pemerintah harus meminimalkan atau menyesuaikan harga tetapan pajak dengan usaha seseorang, tidak terlalu mahal supaya usaha yang dibangun tetap bisa berjalan dan penghasilan negara pun juga tetap berjalan. Cara lain pemerintah untuk secara aktif mempromosikan kewirausahaan adalah dengan mengizinkan kepemilikan  bisnis swasta. Sedangkan untuk negara yang sedang  berkembang,yang dapat dilakukan pemerintah adalah meminimalkan campur tangan dalam pertukaran bebas barang dan jasa. Pemerintah dapat mengurangi risiko kewirausahaan dengan menerbitkan peraturan-peraturan yang memungkinkan para pelaku bisnis untuk menulis kontrak-kontrak yang berlaku di pengadilan.

4. Memanfaatkan teknologi untuk merespon pelanggan.

Sukses atau gagalnya suatu bisnis disbabkan oleh bagaimana mereka memperlakukan pelanggan-pelanggannya. Bisnis-bisnis yang paling responsif terhadap kemauan dan kebutuhan pelanggan akan meraih sukses, dan bisnis-bisnis yang tidak merespon kemauan dan kebutuhan pelanggan akan mengalami kegagalan dalam bisnisnya.  Contoh merespon pelanggan menggunakan teknologi yaitu bisnis-bisnis menandai barang-barangnya dengan menggunakan Universal Product Codes (kode batang)-serangkaian garis dan angka yang anda lihat pada kebanyakan barang konsumsi kemasan.

 

 

Tentang penulis

September 24th, 2012

Nama ku Rahmad Dwi Alfian biasa di panggil fian atau rahmad. Saya ini lahir di Sidoarjo 16 Oktober 1994. Kata orang tua, saya lahir pukul 03.04 WIB. Alamat asli saya di dsn Macanmati ds kebonagung kec Porong. Ada yang tau? Sekarang ini saya tinggal dengan kakek di Sepanjang tani, Waru untuk sementara. Cukup sekian pengenalan penulis, apabila ada yang kurang jelas bisa menghubungi penulis langsung . hehehe

Hello world!

September 22nd, 2012

Welcome to Student Blogs of Perbanas. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!